Tak Punya Izin Tinggal Didepok Sanksi 2 Juta Rupiah

Depok – Bagi Warga Penduduk Kota Depok terutama non permanen yang datang dari luar daerah ke depok. Bila tidak memiliki izin tinggal akan dikenakan sanksi administrasi 500 ribu hingga 2 juta rupiah.

“Hal ini sebagai upaya Pemkot Depok melalui Disdukcapil, guna menjaga keamanan Kota Depok agar tetap kondusif dari banyaknya penduduk yang tidak terdata”. kata Jaka Susanta selaku Kepala Seksi Kependudukan Disdukcapil Kota Depok. (13/9).

Menurut Jaka tindakan ini sesuai peraturan daerah No 10 thn 2015 perubahan perda no.5 thn 2007 tentang administrasi kependudukan, salahsatunya adalah kewajiban penduduk terutama non permanen yang datang dari luar daerah yang datang ke depok.

Adapun dalam pasal 11a, yaitu penduduk non permanen, 1 kali 24 jam diwajibkan lapor ke RT dan RW kemudian jika 24 hari kerja wajib lapor ke kelurahan setempat untuk membuat keterangan tempat tinggal.

Apabila tidak dilakukan maka akan kena sanksi, ada dipasal 81 yaitu maksimal denda 500 ribu, kemudian bagi orang yang tidak memiliki KTP maksimal denda administrasi sampai 2 juta.paparnya.

Sebelumnya pada tanggal 10 dan 12 /9 lalu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok telah melakukan Operasi Yustisi dibeberpa wilyah kota Depok,

Dalam Oprasi tersebut ada 31 warga yang terjaring didua wilayah kecamatan depok, yaitu Kec Pondok Petir dan Kec Sukmaja.

Bagi warga yang terjaring selanjutnya ke Sidang Tipiring. dan setelah siap berkas pelanggarannya masing-masing terkena sanksi administrasi 81 ribu perorang .

Jaka mengimbau bagi para warga pendatang agar segera melapor sebelum terjaring operasi, supaya Disdukcapil dapat melakukan pendataan secara administrasi. (dot)