Pilkada Jatim Jadi Indikator Pemantau Internasionalnya

Gubernur Jatim, H Soekarwo bersama istri menggunakan hak pilihnya di TPS 22 Kertajaya Indah Kelurahan Manyar Sabrangan, Kota Surabay

Gubernur Jawa Timur bersama Ibu Nina Soekarwo melakukan pencoblosan di TPS 22 pada jam 08.00 dengan nomor urut 58 dan 59 dari 238 pemilih di TPS tersebut. Usai pencoblosan, Gubernur Jawa Timur mengatakan, sejauh ini keamanan pelaksanaan pencoblosan di seluruh daerah berjalan kondusif dengan dibantu sebanyak 12 ribu personil TNI atas permintaan Polri, yang ditempatkan di beberapa daerah di Jawa Timur.

Sebelumnya, dalam kesempatan tersebut Gubernur juga mengungkapkan terima kasih menjadikan Pilkada Jawa Timur sebagai indikator pemantauan lembaga-lembaga pemantau Pemilu Internasional yang terdaftar di KPU Pusat.

Dikatakannya, saat ini ada Lembaga pemantau Pemilu dari 24 negara dengan 150 orang peserta melakukan pemantauan Pilkada di Jawa Timur. “Saya terima kasih dan bersyukur Jawa Timur sebagai indikator,” ujarnya usai melakukan pencoblosan.

Menurutnya, hal ini adalah tradisi politik yang baik ditengah-tengah meningkatnya kualitas sumber daya manusia di Jawa Timur. Ia menambahkan, pelaksanaan pencoblosan yang dipantau secara bersama – sama oleh berbagai lembaga dan lembaga Internasional tersebut sebagai cermin demokrasi politik yang damai dan kedewasaan berpolitik ditengah – tengah basis masyarakat yang sangat plural.

Ia juga berharap semua pihak untuk menghormati proses demokrasi, jika ada sengketa hendaknya diselesaikan secara hukum. Selain itu ia menghimbau semua pihak untuk menunggu hingga proses perhitungan selesai dan meminta quick count tidak menimbulkan persepsi. ( Yok/ning )