Bos First Travel Akui Pakai Dana Calon Jamaah Untuk Pribadi

Depok – Ketiga Terdakwa Penipuan Biro perjalanan Umroh keTanah Suci, Andika Surachman, Annisa Hasibuan, Kiki Hasibuan, menjalani sidang Pemeriksaan Terdakwa diPN Depok ( senin 23/4).

Terdakwa Bos First Travel, dalam keterangannnya” mendapat gaji 1milyar sebulan, dana tersebut adalah dana dari calon Jamaah yang telah mendaftar untuk Umroh memakai jasa Biro First Travel, perjalanan Umroh keTanah Suci” Ujar Andika saat memberikan keterangannya.

Guna untuk menarik calon Jamaah, First Travel memakai media sosial dalam mempromosikan Biro perjalanan First Travel.” Sekalipun perusahaan bangkrut tapi operasional harus berjalan, dengan uang yang ada sejumlah 8,9M Andika yakin bisa memberangkatkan Jamaah yang belum berangkat” tambah Andika. Aset dari Ketiga Terdakwa berupa Rumah, dan Mobil, disita Kejaksaan Negeri Depok.

Sementara itu Annisa dalam keterangannnya memaparkan” Fashion show yang dilondon, sudah diurus oleh Andika, dan 12Milyar ditransfer oleh Andika” sahut Annisa.” Saat dibawa kemabes Polri, saya sudah tidak aktif lagi difirst travel, tetapi Karena ada Nama diakte perusahaan First Travel, maka saya jadi terlibat” Ujar Kiki Hasibuan.

Saat dicecar pertanyaan oleh Jaksa Penuntut Umum Heri Jerman, berapa dan kemana uang untuk gaji perbulan 1Milyar, Andika terlihat bingung dan berbelit belit, Andika mengungkapkan, Gaji yang diterima Andika menggunakan rekening pribadi, dan itu berasal dari uang yang Calon Jamaah yang telah mendaftar keFirst Travel.

Ketiga terdakwa, mengakui menyesal, dan mohon diberikan kesempatan untuk dapat mempertanggung jawa bkan Pembuatanya, dengan memberangkatkan Jamaah yang belum berangkat umroh. saat diberikan waktu oleh Hakim untuk mengungkapkan perasaan dari Ketiga Terdakwa.

Seperti diketahui, enam puluh tiga ribu, calon Jamaah yang belum berangkat, dan karena itulah ketiga Bos First Travel dimajukan keMeja Hijau setelah para Korban melaporkan First Travel keMabes Polri. Sidang yang diketuai oleh Hakim Ketua, Soebandi akan dilanjutkan kembali dua minggu yang akan datang, dengan agenda pembacaan Tuntutan dari JPU kepada ketiga terdakwa.

Andi