5 WNA Diamankan Imigrasi Depok

DEPOK – Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) imigrasi Depok melaksanakan operasi terpadu terhadap keberadaan Warga Negara Asing (WNA) di Kota Depok, Rabu (11/4/2018) malam.

Hasil operasi yang dilaksanakan di Apartemen Margonda Residence dan Lotus Residence, sebanyak 38 WNA dilakukan pemeriksaan oleh petugas gabungan.

“Dari 38 WNA tersebut, kami amankan 5 orang WNA yang terdiri dari 4 orang berkebangsaan Afganistan dan 1 orang berkebangsaan Korea Selatan,” kata Dadan Gunawan, Kepala Kantor Imigrasi Depok.

Dikatakannya, empat orang warga negara asing berkebangsaan Afganistan tersebut, merupakan imigran ilegal.

“Mereka ini tidak memiliki kartu UNHCR atau masa berlaku kartunya sudah habis dan tidak melaporkan perubahan alamat ke kantor imigrasi setempat,” jelasnya.

Untuk 1 WNA berkebangsaan Korea Selatan, lanjut Dadan, diduga telah melakukan penyalahgunaan izin tinggal.

“Selain itu, imigrasi Depok juga mengamankan dua dokumen WNA, diantaranya 1 warga negara Tanzania dan 1 warga negara Korea Selatan,” kata Dadan.

Terkait dua warga negara asing yang dokumennya diamankan, Dadan mengatakan, guna pemeriksaan lebih lanjut tentang keberadaan dan kegiatannya di Indonesia.

“Sementara waktu, terhadap ke-5 WNA ini, akan ditempatkan ke ruang detensi. Terhadap 1 WNA berkebangsaan Korea Selatan yang melakukan penyalahgunaan izin tinggal, dapat dikenakan tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian dari wilayah Indonesia dan penangkalan,” kata Dadan.

Dia berkata, apabila ditemukan dua alat bukti yang cukup, WNA Korea tersebut, dapat dilakukan penyidikan tindak pidana keimigrasian, sebagaimana dimaksud Pasal 22 Huruf (a) UU No.6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

“Terhadap orang asing ini, dapat dikenakan pidana penjara paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp500 juta karena dengan sengaja menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan pemberian izin tinggal yang diberikan padanya,” pungkas Dadan saat Press Conference di kantornya. (Dot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *